Minggu, 13 Januari 2013

Bisnis Property Perlu Modal Besar





Banyak orang yang tidak berani mencoba bisnis di property. Alsannya, untuk melakukan bisnis property perlu modal besar.  Benarkah untuk melakukan bisnis di property perlu modal besar ? Tentu saja jawabannya bisa benar dan bisa juga salah.

Bisnis property terkadang memang memerlukan modal besar.  Akan tetapi sebenarnya tidak selalu demikian. Tergantung cara bisnis property yang mau kita tempuh. Banyak cara melakukan bisnis property yang memerlukan sedikit uang. Bahlan ada kalanya tidak mermerlukan uang. Woooww tidak memerlukan uang, tentu cerita ini sangat menarik.

Jika memang demikian maka sebenarnya orang yang baru mempelajari bisnis property bisa terjun langsung. Saran saya tentunya pilihlah bisnis property yang tidak memerlukan uang. Bahkan ada suatu metoda beli property tanpa uang malah dapat uang.

Inilah dahsyatnya property. Banyak orang yang tidak menyadari kedahsyatan property ini. Salah satu metoda beli property tanpa uang ini adalah dengan menggunakan metoda flip. Metoda flip artinya beli langsung jual.

Cara flip bisa dilakukan jika harga jual property ada di bawah harga pasar. Dengan harga di bawah pasar ini kita bisa berpotensi untuk menjualnya dengan harga yang lebih mahal. Bukankah untuk mendapatkan propertynya harus kita beli dulu dengan uang ? Tidak. Kalau anda membelinya terlebih dahulu berarti anda tidak memakai cara flip. Metoda utama dalam flip ini adalah naikkan harga, dan turunkan syarat. Jadi, harga sengaja kita naikkan.

Misalnya ada seseorang yang menjual property dengan harga Rp 500 juta. Kita langsung mengatakan kepadanya,”Bolehkah saya beli Rp 600 juta ?” Dengan pertanyaan ini maka pemilik akan heran. Biasanya orang menawar pasti meminta harganya lebih rendah, tetapi kali ini beda. Kita sengaja menawar dengan harga yang lebih tinggi.

Setelah pemilik keheranan, baru kita bicara, tapi pak saya bayarnya 6 bulan lagi. Pemilik mungkin akan menolak. “Wah tidak bisa kalau 2 bulan bagaimana?” Selanjutnya terjadi tawar-menawar,  sehingga jadinya 3 bulan. Jadi, selama 3 bulan ini hak property ada di tangan kita. Saat itulah kita berusaha menjual propertynya.

Setelah kita iklankan satu bulan ternyata property tersebut laku Rp 750 juta. Kenapa bisa terjual harga Rp 750 juta ? Karena sebenarnya harga propertynya memang sudah segitu. Pemiliknya tidak tahu.

Nah, jurus untuk bisa melakukan ini adalah kita harus mengetahui harga. Berikutnya lagi, usahakan pilih  rumah yang tidak laku-laku. Bagaimana mungkin orang menjual di bawah harga pasar tapi tidak laku-laku ? Sebenarnya sangat mungkin. Karena banyak orang yang ingin menjual rumah tetapi tidak berani melakukan iklan secara serius. Bahkan ada kalanya orang ingin menjual rumah hanya memakai komunikasi dari mulut ke mulut, sehingga tidak laku-laku.

Nah, property-property yang seperti inilah yang bisa kita flip. Metoda flip ini telah melahirkan pakar-pakar property baru, karena dengan metoda ini orang tidak perlu mengeluarkan uang.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar